Menu

Mode Gelap
UCB Cetak SDM Unggul, Simak Pesan Gubernur Melki Laka Lena Luar Biasa! Kota Kupang Raih Peringkat Tertinggi Pengelolaan Anggaran Pusat Wawali Serena Tekankan Komitmen Pengelolaan DAS Liliba Buka Turnamen Bola Voli BMMC I, Ini Pesan Wagub Asadoma Terpilih Menjadi Rektor Undana Prof.Jefri Bale Fokus Beberapa Agenda Penting

BERITA UTAMA 13:16 WITA ·

Tinjau Infrastruktur Strategis di Labuan Bajo, Ini Pesan Menko AHY


 KUNJUNGAN MENKO AHY -Menko AHY mengunjungi Labuan Bajo, Jumat, 14 November 2025 Perbesar

KUNJUNGAN MENKO AHY -Menko AHY mengunjungi Labuan Bajo, Jumat, 14 November 2025

NTT BICARA.COM, LABUAN BAJO – Menteri Koordinator Bidang Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau infrastuktur strategis di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat, 14 November 2025.

Menko AHY didampingi Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Johni Asadoma.  Rombongan disambut resmi di Bandara Internasional Komodo oleh Wakil Gubernur NTT, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Wakil Bupati,  Yulianus Weng selaku perwakilan Forkompimda Manggarai Barat, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak dan Kepala Bandara Komodo, Ceppy Triyono.

Kunjungan kerja diawali dengan meninjau  kondisi Bandara Internasional Komodo.  Kepala Bandara, Ceppy Triyono menjelaskan, Bandara mencatat pertumbuhan penumpang 8–10% per tahun dengan total 954.614 penumpang selama 2025, mendekati target satu juta penumpang.

“Pada semester pertama 2025, pelayanan penumpang mencapai 470 ribu orang, dipacu oleh pembukaan rute baru Labuan Bajo–Singapura serta rencana pembukaan rute ke Lombok dan Bima,” kata Ceppy.

Dia menambahkan,  sejumlah rute potensial seperti Makassar dan Waingapu belum terealisasi. Bandara juga belum memiliki terminal kargo sehingga ekspor produk unggulan seperti kerang, kerapu, dan lobster masih harus melalui bandara internasional lain. Upaya memperkuat ekonomi kreatif pun terus dilakukan melalui kerja sama dengan pengirim kopi dan pengrajin lokal.

Tantangan utama pengembangan bandara adalah keterbatasan lahan. Solusi strategis yang direncanakan mencakup dukungan transportasi truk yang memuat Avtur dari Ende, optimalisasi sistem kelistrikan pada 2026, perluasan terminal penumpang, dan pembangunan terminal kargo yang ditargetkan rampung pada 2030.

Peningkatan fasilitas digital seperti standing banner, barcode WiFi, dan layanan PC ALL Indonesia juga tengah dilakukan, dengan target peningkatan kualitas layanan dari 35% menjadi 76%.

Baca juga :  Memrihatinkan Jalan Trans Waiwerang-Sagu di Adonara
BERSAMA MENKO AHY –Wagub, Johni Asadoma bersama Bupati Manggarai Barat Endi Edi serta jajaran Forkopimda pose bersama Menko AHY, Jumat, 14 November 2025

Infrastruktur Air dan Jalan Jadi Prioritas Mendesak

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma menegaskan, pembangunan infrastruktur air menjadi kebutuhan mendesak,  karena ketersediaan air berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan penanganan stunting yang menjadi prioritas pemerintah pusat maupun Pemprov NTT.

“Pembangunan embung irigasi di setiap kecamatan adalah sebagai solusi efektif dan lebih terjangkau dibandingkan pembangunan bendungan besar,” kata Johni.

Wagub juga menyoroti rendahnya tingkat kemantapan jalan provinsi dan kabupaten yang menghambat mobilitas masyarakat.

“Dukungan pemerintah pusat sangat diharapkan untuk percepatan peningkatan kualitas konektivitas darat di seluruh wilayah NTT,” jelas Johni.

Menko  AHY mengapresiasi paparan Kepala Bandara Komodo dan menegaskan bahwa pengembangan bandara merupakan program super prioritas demi mendorong pertumbuhan pariwisata Labuan Bajo sebagai destinasi kelas dunia.

AHY menekankan pentingnya peningkatan kapasitas bandara, termasuk fasilitas udara, layanan kargo, serta integrasi proses administrasi yang cepat dan mudah bagi wisatawan.

Terkait pembangunan infrastruktur jalan, AHY mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat serta perencanaan yang disesuaikan dengan kondisi topografi yang menantang.

“Koordinasi lintas kementerian akan ditingkatkan, khususnya terkait pembangunan embung yang telah terealisasi di separuh kecamatan. Kondisi jalan dari Labuan Bajo menuju Reo yang rusak juga menjadi perhatian serius kami, karena berdampak pada rantai pasok pangan. Pengaspalan akan dipercepat untuk memperkuat sektor pertanian dan peternakan lokal,” jelas AHY.

Peninjauan lapangan juga mencakup progres perbaikan alinyemen jalan akses menuju Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu yang telah mencapai 99,23% untuk zona A, B, dan C. Selain itu, pembangunan Jalan Lintas Utara Flores sepanjang 141 km ditujukan untuk memangkas waktu tempuh Labuan Bajo–Reo dari 6–7 jam menjadi 3–4 jam. Pekerjaan pengaspalan sepanjang 88 km masih menunggu alokasi anggaran untuk tahun 2026–2027.

Baca juga :  Delegasi NTT untuk LCOY Indonesia Gelar Lokakarya di Kupang

Menteri AHY menyatakan komitmennya untuk mengawal penuh proyek strategis ini karena dinilai sangat penting dalam memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan, serta membuka peluang pariwisata baru di Flores bagian utara.

Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pengembangan infrastruktur strategis di NTT, khususnya di sektor konektivitas, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

“Seluruh program dan intervensi yang dilakukan diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Labuan Bajo dan wilayah sekitarnya,” kata AHY.(*/gem)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Luar Biasa! Kota Kupang Raih Peringkat Tertinggi Pengelolaan Anggaran Pusat

5 December 2025 - 10:36 WITA

Simanungkalit Pastikan Pembangunan Bendungan Lambo Rampung Akhir 2026

4 December 2025 - 12:45 WITA

Balai Kementerian PU dan Dinas PU NTT Teken Kerja Sama dengan ATK

3 December 2025 - 10:03 WITA

Jadi Irup di Hari Bakti PU, Wagub Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

3 December 2025 - 09:23 WITA

33 Ruas Jalan Provinsi Diusulkan Alih Status Menjadi Jalan Nasional

2 December 2025 - 06:53 WITA

KPK Temukan Tambang Emas Ilegal di Pulau Sebayur Besar

29 November 2025 - 02:43 WITA

Trending di BERITA UTAMA