NTT BICARA.COM, KUPANG – Gubernur NTT, Melki Laka Lena melantik Direktur Utama dan para direksi serta Komisaris Utama Bank NTT periode 2025–2030 di aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Kamis, 13 November 2025.
Mereka yang dilantik, yakni Direktur Utama, Charlie Paulus, Direktur Umum & SDM, Rahmat Saleh, Direktur Kredit, Aloysius Geong, Direktur Dana dan Treasury, Heru Helbianto serta Komisaris Utama, Stefanus Donny Heatubun.
Pelantikan pemimpin baru Bank NTT tersebut merupakan tonggak baru transformasi bank daerah sebagai lembaga keuangan yang berintegritas, profesional dan berorientasi pada kemajuan ekonomi rakyat NTT.
Gubernur Melki menegaskan, tanggung jawab yang diemban bukan hanya kepada perusahaan, melainkan juga kepada bangsa dan negara Republik Indonesia, termasuk menjaga dan menegakkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.
“Janji ini bukan sekadar formalitas, tapi janji terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan harus ditepati dengan keikhlasan serta kejujuran. Tugas saudara-saudara sangat mulia , menggerakkan ekonomi rakyat NTT,” kata Melki.

Dia menekankan, transformasi Bank NTT bukan semata pergantian orang, melainkan pembangunan sistem kerja, budaya organisasi, dan tata kelola baru yang transparan dan akuntabel.
“Kita harus membangun kepemimpinan yang melayani, bekerja dengan data dan strategi yang baik, serta berpikir dengan cara baru. Transformasi ini adalah simbol perubahan menuju Bank NTT yang sehat, efisien, dan berorientasi pada rakyat,” katanya.
Para direksi dan komisaris yang dilantik adalah hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada Rabu, 12 November 2025.
Gubernur Melki menekankan lima fokus utama, yakni menegakkan tata kelola yang baik dengan disiplin dan keteladanan, menata kembali jaringan dan layanan perbankan agar tumbuh sehat dan berkelanjutan berbasis potensi lokal, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan hingga pelosok NTT melalui digitalisasi layanan, memperkuat permodalan dan manajemen risiko agar mampu bersaing di tingkat regional dan nasional serta membangun sinergi dengan pemegang saham pemerintah kabupaten/kota, Bank Jatim, dan masyarakat agar setiap keputusan mencerminkan kepentingan publik.
“Bank NTT harus hadir untuk rakyat. Membantu pembiayaan bagi UMKM, petani, nelayan, dan peternak yang selama ini belum menjadi perhatian utama perbankan besar,” pesan Melki.

Pemerintah Provinsi NTT sebagai pemegang saham pengendali berkomitmen mendukung penuh langkah transformasi tersebut. Lanjut gubernur Melki, Bank NTT harus menjadi instrumen nyata pembangunan ekonomi daerah, bukan sekadar simbol kebanggaan daerah.(gem)
Direksi dan Komisaris Utama Bank NTT Periode 2025–2030 :
Direktur Utama: Charlie Paulus
Direktur Umum & SDM : Rahmat Saleh
Direktur Kredit: Aloysius RA Geong
Direktur Dana & Treasury: Heru Helbianto
Komisaris Utama: Stefanus Donny Heatubun.


































