Menu

Mode Gelap
UCB Cetak SDM Unggul, Simak Pesan Gubernur Melki Laka Lena Luar Biasa! Kota Kupang Raih Peringkat Tertinggi Pengelolaan Anggaran Pusat Wawali Serena Tekankan Komitmen Pengelolaan DAS Liliba Buka Turnamen Bola Voli BMMC I, Ini Pesan Wagub Asadoma Terpilih Menjadi Rektor Undana Prof.Jefri Bale Fokus Beberapa Agenda Penting

BERITA UTAMA 12:32 WITA ·

Kangkangi Aturan, Sumur Bor di Waiwadan Dikerjakan Sebelum Dibahas dengan DPRD


 SUMUR BOR -Hasil uji petik  Komisi II DPRd Flores Timur menemukan sumbur bor di Waiwadan, Adonara Barat telah dikerjakan sebelum pembahasan bersama DPRD Perbesar

SUMUR BOR -Hasil uji petik Komisi II DPRd Flores Timur menemukan sumbur bor di Waiwadan, Adonara Barat telah dikerjakan sebelum pembahasan bersama DPRD

NTT BICARA.COM, LARANTUKA –  Anggota Komisi II DPRD Flores Timur, Polikarpus Kopong  kaget ketika melakukan uji petik lokasi sumur bor di area pertanian Waiwadan,  Kecamatan Adonara Barat. Kekagetan muncul di mana satu  buah sumur bor sudah di kerjakan, dan sudah selesai sebelum diusulkan  untuk dibahas bersama terkait Penggunaan Anggaran Mendahului Perubahan.

Kepada NTT BICARA.COM, Polikarpus  menjelaskas fakta di lapangan, pekerjaan sudah dimulai dari tanggal 22 April 2025, berarti pekerjaannya dikerjakan sebelum pengusualan di DPRD dan  ini keterlaluan,

“Demi mendukung program kerja 100 Bupati, Anton Doni dan Wabup, Ignas Boli Uran lalu kita mengangkangi semua aturan,” kata Polikarpus.

Persoalan sumur bor tidak hanya di Solor tapi lebih fatal di Adonara Barat. Perlu diketahui juga usulan untuk tiga  paket sumur bor di Adonara Barat yang berlokasi di area pertanian Waiwadan. Ketiga sumur bor asas manfaatnya untuk 6 desa diantaranya
Desa Homa, Waiwadan, Dani Bao, Nimun, Hhurung dan Kenari Blolong.

Saat uji petik,  Komisi II menemui  penerima manfaat dan  tiga kelompok,  diantaranya
Nimun Hena, Tumbuh Subur dan  Tani Ape.

REHAT -Komisi II DPRd Flores Timur bersama tim teknis dinas Pertanian sedang rehat usai uji petik sumur bor di Waiwadan, Adonara Barat

Polikarpus merasa aneh karena tiga paket sumur bor ini, baru diusulkan tanggal 29 April  2025 untuk dibahas, tapi fakta lapangan ada satu buah sumur bor  sudah selesai dikerjakan.

Polikarpus   mempertanyakan paket pekerjaan yang baru diusulkan tapi fakta lapangan sudah dikerjakan.
Peninjauan dan uji petik lokasi dihadiri  tim teknis dari Dinas Pertanian sementara dari Komisi II DPRD Flores Timur, hadir Theodorus Wungubelen, Polikarpus Kopong Blolo dan Yosep Sani Betan.

“Kami tetap setujui anggran, dimana ini adalah kebutuhan masyarakat dan untuk mendorong percepatan di sektor pertanian.
Namun tidak boleh seenaknya saja tabrak aturan begini. Kami merekomendasikan untuk dihentikan sementara dua  paket sumur bor yang belum dikerjakan,” kata Polikarpus.

Baca juga :  Tingkatkan Kamtibmas, Kapolsek Maulafa Gencar Razia Miras

Untuk tindak lanjut hasil uji petik lapangan ke beberapa lokasi lainnya, juga banyak kejanggalan. Tidak hanya di sumur bor baik di Solor maupun di Adonara Barat.

“Untuk itu dalam waktu dekat kami akan melakukan rapat internal di komisi hasilnya seperti apa , apa kita panggil dinas terkait untuk memberi penjelasan lebih lanjut atau dibawa ke pansus,” tutup Polikarpus.(bam)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 425 kali

Baca Lainnya

Luar Biasa! Kota Kupang Raih Peringkat Tertinggi Pengelolaan Anggaran Pusat

5 December 2025 - 10:36 WITA

Simanungkalit Pastikan Pembangunan Bendungan Lambo Rampung Akhir 2026

4 December 2025 - 12:45 WITA

Balai Kementerian PU dan Dinas PU NTT Teken Kerja Sama dengan ATK

3 December 2025 - 10:03 WITA

Jadi Irup di Hari Bakti PU, Wagub Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

3 December 2025 - 09:23 WITA

33 Ruas Jalan Provinsi Diusulkan Alih Status Menjadi Jalan Nasional

2 December 2025 - 06:53 WITA

KPK Temukan Tambang Emas Ilegal di Pulau Sebayur Besar

29 November 2025 - 02:43 WITA

Trending di BERITA UTAMA